BALAI KESEHATAN PARU MASYARAKAT PROVINSI JAWA BARAT

SEJARAH SINGKAT

Balai kesehatan paru masyarakat (BKPM) Cirebon sebagai unit pelaksana teknis dibawah dinas kesehatan Provinsi Jawa Barat yang menempati area tanah seluas 9.420 m² dengan luas bangunan gedung 1.462 m² dan berlokasi sangat strategis di jalan satria no.95 kota Cirebon mempermudah masyarakat untuk mendapatkan akses pelayanan di BKPM cirebon.

Bermula dari penyakit TB paru yang terjadi di masyarakat dan kasus tersebut bersifat berbahaya, dimana pelayanan spesialistik paru pada zaman itu masih terbatas di wilayah Cirebon, maka lahirlah Consul Biro (CB) pada tahun 1956 dipimpin oleh dr.Liem Ghik Djiang seorang ahli paru. Pada tahun tahun berikutnya lembaga ini berganti ganti nama dan kepemimpinannya.

- Pada tahun 1958 menjadi Balai Pemberantasan Penyakit Paru (BP-4) cirebon, dipimpin oleh dr.Brenisen seorang ahli paru

- Pada tahun 1967 menjadi Balai Penanggulangan Penyakit Paru (BP-4) cirebon, dipimpin oleh dr.Suripto Hadiwiyono seorang ahli paru

- Pada tahun 1988 menjadi Balai Pengobatan Penyakit Paru (BP-4) Cirebon, dipimpin oleh dr. Hikmat Yoyoh seorang dokter umum yang mendapatkan pembekalan tentang ilmu penyakit paru (dokter plus) dan pada tahun itu pula ada pergantian kepala yang dilanjutkan oleh dr. Sumandi Kasidin

- Pada tahun 2002 terjadinya otonomi daerah sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat No.6 tahun 2002 menjadi Kantor Pelayanan Pengobatan Penyakit Paru (KP-4) Cirebon, yang dipimpin oleh Drs.Andi Mahidi.

- Pada tahun 2009, KP-4 dipimpin oleh Plt. dr. Fita Rosemary, Mkes yang merangkap sebagai kepala bidang pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan (P2PL) dinas kesehatan provinsi Jawa Barat.

- Berdasarkan Peraturan Gubernur No. 113 tanggal 11 Desember 2009, nama  KP-4 diganti menjadi Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Cirebon

- Pada 29 Januari 2010 berdasarkan surat keputusan Gubernur Nomor 821.2/SK.246-BKD/2010, BKPM dipimpin oleh dr. R H. Muhammad Wahyu Suryaputra, MPH.

- Pada tanggal 6 Oktober 2011, berdasarkan keputusan Gubernur nomor 821.2/Kep.1279.BKD/2011 BKPM dipimpin oleh dr. Rr. Endang Noersita. D, MPH

- Pada tanggal 27 Agustus 2012, berdasarkan keputusan Gubernur nomor 821.2/Kep.939-BKD/2012

BKPM dipimpin oleh Uus Sukmara, SKM, M.Epid sampai dengan sekarang.

Pada perjalanan sejarah lembaga ini perlu diketahui bahwa dari tahun 1956 sampai tahun 1998 sebagai lembaga dibawah departemen kesehatan, direktorat bina kesehatan masyarakat, yang kemudian pada tahun 2002 sebagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dibawah sekretariat daerah (SETDA) provinsi jawa Barat dan sejak bulan desember tahun 2009 menjadi unit pelaksana teknis (UPT) dibawah dinas kesehatan provinsi Jawa Barat.

ardani, Amd.FT

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s